Minggu, 22 Mei 2011

Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia

Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (DP Korpri) Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengumpulkan 500 kantong darah selama empat bulan terakhir. Stok darah siap pakai itu dikumpulkan melalui rangkaian kegiatan Safari Donor Darah Korpri Sumut bersama Unit Donor Darah (UDD) Medan. Ketua DP Korpri Sumut RE Nainggolan mengatakan, 500 kantong darah yang terkumpul seluruhnya merupakan darah dari pendonor pemula di subunit Korpri Sumut, maupun subunit instansi vertikal.

Awalnya, DP Korpri Sumut menargetkan 1.000 kantong darah untuk disumbangkan kepada PMI Sumut. Namun, mereka hanya mampu mengumpulkan 500 kantong darah. “Tapi itu juga sudah jauh dari perkiraan kita.Karena 500 kantong darah yang terkumpul itu, sekitar 60% di antaranya merupakan darah dari pendonor pemula,” ujar Nainggolan di Medan,kemarin.

Nainggolan menegaskan, kegiatan yang digelar tanpa pamrih ini bertujuan untuk membantu PMI Sumut mengatasi krisis stok darah, kekurangannya mencapai 80%, selama beberapa tahun terakhir. Menurut mantan Sekretaris Daerah Sumut ini,kegiatan itu juga bertujuan meningkatkan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk gemar mendonorkan darah.

“Aktif mendonorkan darah secara rutin sekali dalam tiga bulan memberikan efek positif kepada kesehatan, antara lain mengurangi risiko serangan jantung, dan mengurangi kekentalan darah, sehingga orang yang rutin mendonorkan darah,akan lebih leluasa makan daging,ketimbang orang yang tak pernah atau jarang mendonorkan darahnya,” ujar Nainggolan.

Kegiatan ini juga untuk sumbangan kemanusiaan, selain untuk embrio pendirian Bank Data Darah Korpri Sumut, yang di dalamnya berisi nama, alamat, instansi kerja, nomor kontak, dan jenis serta golongan darah dari setiap pendonor anggota Korpri Sumut.

“Bank Data Darah ini akan membantu pihak PMI Sumut mencari jenis dan golongan darah yang dibutuhkan dalam kondisi mendesak,” ujar Nainggolan. Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaiful Syafri mengapresiasi positif kegiatan Safari Donor Darah Korpri Sumut ini.

Bila kegiatan ini bisa terus dipertahankan dan bahkan dikembangkan, tidak hanya ke- 33 pemerintah kabupaten dan kota, tetapi juga pihak swasta, dia optimistis tidak akan ada lagi krisis stok darah di PMI Sumut. Demikian catatan online Jatisari-x yang berjudul Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia.